Showing posts with label Sastra zone. Show all posts
Showing posts with label Sastra zone. Show all posts

Monday, August 1, 2016

Tentang Lagu Scarborough Fair - ulasan Iseng


ini pertama kalinya saya mengulas tentang sebuah lagu di blog ini, hehe... ya, sekali-sekali boleh lah ya, kalo ditanya kenapa? pengen aja... atau mungkin karena akhir-akhir ini lagi males nulis yang berat-berat dan lagi suka sama folk song yang judulnya "scarborough fair". yuppp... lagu ini yang pengen saya bahas. barangkali banyak dari kalian yang masih asing dengan lagu ini, awalnya saya pun sama.. karena lagu ini memang bukan lagu yang mainstream kalo menurut saya. (bukan berarti saya anak hipster lho ya... saya masih tetap anak kesayangan emak saya, haha) dan yang pasti lagu ini nggak ada di chart lagu-lagu populer dari masa lalu dan masa sekarang. trus ini lagu apa??

sebelum diterusin, mending kalian dengerin dulu lagunya ya...

jadi awalnya, saya denger lagu ini dari youtube... dibawain sama celia pavey pas blind audition the voice australia, denger sekali kok unik ya liriknya, unik karena pas denger lagunya saya gak bisa ngartiin secara langsung, harus buka kamus dulu..hahaha terutama di bait kedua setiap part nya Parsley, Sage, Rosemary and Thyme .. lama-lama didengerin kok enak. kebiasaan saya kalo dengerin lagu baru yang enak, saya langsung searching versi penyanyi aslinya, yang banyak muncul di google adalah versi Simon dan Garfunkel, duo ini nyanyiin lagu ini tahun 60an (tua juga ya). awalanya saya ngira kalo duo ini adalah penyanyi aslinya, ternyata bukan... setelah saya nyari tau lebih banyak tentang lagu ini (niat banget, hahaha) ternyata lagu ini semacam folk song atau kalo disni kita biasa nyebutnya lagu daerah kali ya, yang nggak jelas siapa penciptanya... lagu ini lahir pada abad pertengahan (medieval age), sekitar abad ke 17... kata Scarborough sendiri adalah sebuah daerah di Yorkshire, Inggris. dari hasil googling yang saya lakukan... konon kota ini dibangun oleh bangsa Norman Skartha, terus pembangunannya di lanjutin sama bangsa Viking, dan nama Scarborough lahir dari sana. kenapa dinamakan Scarborough?? nggak tau, kebetulan saya belum nemu jawabannya, hahaha... pada masanya kota ini adalah daerah yang penting, kota ini menjadi salah satu pusat perdagangan yang banyak dikunjungi oleh pedagang dari dalam maupun luar inggris raya. setiap tahunnya kota ini mengadakan semacam pekan raya selama 45 hari penuh yang disebut Scarborough Fair sesuai judul lagu ini.. mungkin seperti marketing pariwisata gitu kali ya, kayak Jakarta Fair gitu.. entahlah 

lagu ini sendiri bercerita tentang seorang pria yang meminta ceweknya buat ngelakuin hal-hal diluar nalar untuk membuktikan kalo si cewek ini adalah cinta sejatinya.. oke oke, beberapa dari kalian mungkin protes, kok cowoknya sih yang minta si cewek buktiin cintanya??? nggak kebalik ya?? untuk pertanyaan itu, saya benar-benar belum nemu jawabannya... mungkin jaman itu, kultur masyarakatnya memang seperti itu, setiap jaman kan punya kulturnya masing-masing. I dont know!! lupakan soal itu.. kita lanjutin ceritanya, jadi buat buktiin cintanya itu si cewek diminta untuk melakukan hal-hal yang mustahil seperti membuat pakaian tanpa dijahit (bisa nggak kira2?) 
sebetulnya ada banyak versi untuk liriknya...tapi yang paling terkenal ya versinya om simon dan garfunkel tadi, kira-kira begini liriknya

Are you going to Scarborough Fair?
Parsley, sage, rosemary, and thyme
Remember me to one who lives there
She once was a true love of mine

Tell her to make me a cambric shirt
Parsley, sage, rosemary, and thyme
Without no seam nor needle work
Then she'll be a true love of mine

Tell her to find me an acre of land
Parsley, sage, rosemary, and thyme
Between the salt water and the sea stream
Then she'll be a true love of mine

Tell her to reap it with a sickle of leather
Parsley, sage, rosemary, and thyme
And to gather it all in a bunch of heather
Then she'll be a true love of mine

Are you going to Scarborough Fair?
Parsley, sage, rosemary, and thyme
Remember me to one who lives there
She once was a true love of mine

ini videonya kalo mau dengerin 

seperti yang saya bilang di awal, pada bait kedua di masing-masing part, liriknya sama Parsley, Sage, Rosemary and Thyme .. ternyata setelah saya googling lebih jauh, saya temukan mereka adalah nama-nama tumbuhan, tumbuhan itu dipercaya sama orang-orang celtic sana sebagai lambang untuk cinta yang abadi. dari hasil googling itu kira2 begini penjelasanny. Parsley (Petroselinum crispum): sage terkenal baik untuk pencernaan. Memakan parsley bersama sayuran berat seperti bayam akan memudahkan pencernaan. Konon, saat medieval age, para dokter memakai parsley untuk menhilangkan rasa pahit. Sage (Salvia officinalis): sejak dahulu sage dikenal sebagai lambang kekuatan. Rosemary (Rosmarinus officinalis): rosemary melambangkan kesetiaan dan cinta. Dalam Hamlet karya Shakespeare, rosemary juga dilambangkan sebagairemembrance (kenangan). Di Yunani Kuno, para pria memberikan kekasih mereka rosemary. Ranting rosemary juga sering digunakan sebagai hiasan kepala bagi pengantin wanita di Inggris dan beberapa negara lain di Eropa. Rosemary juga melambangkan ketepatan dan kebijaksanaan, pada jaman Romawi Kuno, para dokter sering menyarankan menaruh sekantung kecil rosemary di bawah bantal untuk mengatasi rasa tegang dan cemas menghadapi keadaan yang menekan mental (misal: ujian). Meski rosemary lama tumbuh, namun tanaman ini sangat kuat. Thyme (Thymus vulgaris): Thyme merupakan lambang keberanian. Saat abad pertengahan, para ksatria sering mengenakan thyme yang dipasangkan oleh para kekasih mereka di baju zirah mereka saat menuju medan perang. Ada juga legenda yang mengatakan para peri sering menari di antara thyme liar pada malam pertengahan musim panas.
jadi kalo digabungin, maksud dari Parsley, Sage, Rosemary and Thyme adalah sang pria berharap dapat menghilangkan kapahitan yang ada diantara mereka, tetap kuat meski mereka terpisah, setia dengan sang kekasih meski sedang sendiri, dan berani melakukan apapun untuk sang kekasih meskipun hal-hal itu mustahil untuk dilakukan.. itu adalah bentuk cinta sejati yang bisa diberikan pada sang kekasih.

hwaaaaa... dilarang baper!!!! balik lagi ke lagunya... seperti yang saya bilang diawal kalo lagu ini banyak banget versinya, ada yang pure Folk Song sampe ada yang di aransemen metal. kalo saya pribadi, karena lebih suka dengan alunan Folk, paling suka versinya Celtic Woman


dengerin lagu ini, versi folk buat temen baca buku di malam hari...Perfect 


source gambar : www.guitarnoise.com

Friday, March 20, 2015

The legend of kontrakan I-EROPA : Saat Dien Mereka Satu Demi Satu Mulai Genap


Kontrakan berbasis islami, enterpreneur, riset, organisatoris dan pecinta alam, dulu pernah ada lho sebuah kontrakan mahasiswa dengan nama se-narsis itu. Kelak saat gw punya anak nanti akan gw ceritakan legenda itu ke anak2 gw, hehe...

Kalo yang belum tau, gw ceritain sedikit yaaa... Legenda itu bermula 5 tahun yang lalu, saat beberapa orang mahasiswa dengan tingkat keberanian diatas rata2 memutuskan untuk tinggal bersama satu atap di sebuah rumah kosong di bilangan ngesrep, banyumanik , Semarang. Rumah tersebut telah 2 tahun ditinggalkan penghuninya sehingga kondisinya lebih mirip sebuah peternakan tuyul dan tempat bermain para dedemit lokal chapter banyumanik dan sekitarnya. Gelap, kotor, debu beterbangan, Sarang laba-laba bergelantungan, kelelawar mondar-mandir mampir numpang e'e di langit2 rumah, bekas celana dalam tercecer dimana-mana, bisa anda bayangkan bukan seperti apa kondisinya? Kalau sudah, gw lanjutin ceritanya... Nahh, Reputasi sebagai bangunan angker pun akhirnya dianugerahkan oleh warga sekitar kepada rumah 2 lantai ini, tapi semua berubah... Sejak negara api menyerang!! Hehe...bukan bukan, saat beberapa orang mahasiswa mengontraknya dengan harga yang relatif sangat murah. singkat cerita, Berkat merekalah Rumah tersebut berubah menjadi sebuah hunian yang nyaman (bagi para tikus dan sanak familinya) serta berkelas (minimal bagi para mahasiswa kere yang uang jajanya pas2an seperti kami, hahaha). Pada awal berdirinya, Ada 20 orang mahasiswa yang bersepakat. Berasal dari berbagai jurusan di universitas Diponegoro dan sebagian besar adalah mahasiswa angkatan 2008. nama kontrakan sendiri diambil sebagai representasi dari aktivitas para penghuninya di kampus. Islami karena kami memang mahasiswa2 soleh yang tongkronganya gak jauh2 dari masjid kampus dan selalu rajin ikut pengajian sore menjelang berbuka puasa di bulan ramadhan dari masjid ke masjid. Subhanallah.. begitupun dengan enterpreneur, riset, organisatoris dan pecinta alam adalah juga representasi dari beragam aktivitas yang biasa dijalani para penghuni kontrakan sehari-hari di dalam maupun diluar kampus. Seperti itu kira2.

5 tahun berlalu..Tak terasa, Waktu rasanya cepat sekali bergerak, bahkan saat ini gw masih ingat rasanya duduk di lantai paling atas kontrakan menikmati pemandangan gunung ungaran dari kejauhan, semilir anginya juga masih terasa di pipi gw...sekarang semua tinggal kenangan (baca bagian ini sambil muterin lagunya stinky ya.. "mungkinkaahh kita kan slalu bersama, meski terbentang jarak antara kitaaa...hehehe :D ). 2014 tahun lalu akhirnya kontrakan secara resmi kami tinggalkan, awal bulan oktober tepatnya karena yang punya rumah mengambil alih rumah itu untuk ditinggali. Ingin hati mencegah semua itu terjadi, tapi apa daya kami..beberapa rencana sempat terlintas dikepala agar rumah itu tidak jadi diambil alih, misalnya kami berencana mengembangbiakkan beberapa ekor tikus mutan di kontrakan, jadi saat pemilik rumah itu mengunjungi kontrakan, beberapa ekor tikus mutan itu akan menyerang si pemilik rumah dan kami akan pura2 menjadi pahlawan menyelamatkan si pemilik rumah, (fyi, kami sudah berlatih berburu tikus mutan setiap hari, itu lho tikus yang gedenya ngalahin kucing rumahan..jadi kami merasa yakin tikus2 itu bisa kami kalahkan), si pemilik rumah selamat dan yeeee...rumah itu dihadiahkan kepada kami. :) tapi rencana itu urung ditempuh karena kami keburu sadar terlalu banyak nonton FTV dan sinetron indosiar ternyata bisa merusak nalar.hahaha... Sampai akhirnya kami pasrah dan melepas kontrakan dengan lapang dada..( mungkinkaaahh kita kan slalu bersama, meski terbentang jarak antara kitaaaa.. :D )

Btw, Sebenarnya kali ini gw gak mau cerita tentang kontrakannya sih tapi tentang para penghuninya... yapp, 5 tahun berlalu begitu cepat dan banyak sekali perubahan yang terjadi. Waktu memang menyimpan rahasianya dengan begitu rapi, siapa sangka akhirnya beberapa personil kontrakan telah bertransformasi sedemikian rupa dari sebelumnya yang hanya para pecandu film2 korea, PES 2013, dangdut koplo atau anime dan manga naruto. sekarang sudah menjadi para expert di bidangnya masing2, ada yang sudah jadi dosen dan sedang studi s3 ke eropa, ada yang jadi engineer di berbagai perusahaan besar seperti chevron, PKT, rekind, astra dan ada pula yang fokus dengan bisnisnya. Semua bertransformasi menjadi sangat berbeda dari sebelumnya...ini pelajaran buat adik2 mahasiswa yang sekarang masih galau dengan masa depannya pasca kuliah ya, Sering2lah nonton drama korea, main PES 2013 atau bacalah manga online yg kalian suka setiap minggunya, siapa tau itu menginspirasi kalian untuk membuat rencana masa depan..hahaha

Yang juga berbeda dari personil kontrakan adalah beberapa diantara mereka kini telah menemukan tulang rusuk yang selama ini dicari, genap sudah separuh Dien mereka. Alhamdulillah... Sebenarnya ini tidak terlalu mengejutkan karena memang nikah di usia muda adalah cita2 beberapa diantara mereka. Rasulullah saja menikah umur 25 tahun, jadi sejauh bisa disegerakan ya segera tunaikan...sayangnya gw bukan salah satu diantara mereka, hehehe... Sabar sabar! :D

Gw sebutin satu2 boleh kali ya, yang pertama adalah Mihwar fauz, doi ini personil kontrakan pertama yang menggenapkan separuh agamanya. Yang patut diapresiasi adalah doi berani melamar wanita pujaan hatinya walaupun masih berstatus mahasiswa, iya..saat ini memang doi masih kuliah, jarang kan ada yang berani kayak gitu, bagi doi komitmen pernikahan adalah bukti cinta yang paling shahih...cakeeepp!! Dan wanita yang beruntung itu adalah adik angakatanya sendiri di FPIK, sekarang mereka lagi bareng2 menyelesaikan skripsi sambil bisnis sepatu. Romantis banget ya...dulu jaman gw garap skripsi, tesis juga sih..hehe begadang cuma ditemenin jangkrik sama cicek, kalo capek kadang2 suka ketiduran depan laptop sampe akhirnya jangkrik sm cicek itu bangunin gw, kalo tengah malem kelaperan gw harus keluar nyari mamang2 nasi goreng pinggir jalan, beda sama doi bro, enak...begadang garap skripsi di temenin istri, capek ada yang pijitin, laper pengen makan ada yang bikinin, kalo lagi stuck sama materi bisa refreshing, main sama istri... (refreshing nya gimana bro??), hmmmm Main PES kali ya...ahh sudahlahh, ahahaha :D

Yang kedua adalah Ikhwan shofarudin, sebenarnya ini cukup mengejutkan...doi jadi yang kedua, tapi semua keraguan itu dibayar lunas, karena diam2 persiapan menuju pelaminan itu sudah dirancang sedemikian rupa jauh sebelum kami semua menyadarinya. Gw termasuk orang yang salut dengan kesungguhan doi untuk hal yang satu ini, sebelum pernikahan doi belajar banyak tentang nikah, keluarga dan sekelumit tentangnya dari berbagai sumber, hasilnya pada hari pernikahan doi mendadak berubah menjadi bijak, gw gak begitu faham antara benar2 bijak atau sok bijak karena merasa diatas angin di depan kami para jomblo ini, tapi yang jelas hal itu patut dicontoh oleh siapapun yang berencana menikah dalam waktu dekat, bahwa untuk pernikahan yang berkualitas memang butuh ilmu dan persiapan yang cerdas , dan yang dilakukan Ikhwan adalah contoh sempurna untuk itu semua. Oiya...wanita yang beruntung (masih menjadi perdebatan sebenernya dalam hal ini siapa yang lebih beruntung, walaupun dalam benak kami sebetulnya ikhwan lah yang beruntung mendapatkan cinta si wanita, hahaha :D ) mendampingi doi mengarungi samudera kehidupan itu adalah wanita yang doi temui ketika mengikuti sebuah event lomba riset ( PKM kalo gak salah, entahlah gw gak begitu faham lomba2 semacam itu) yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya di sebuah universitas, tuh kan ini juga bukti kalo jodoh memang sudah di siapkan sedemikian rapihnya oleh sang pencipta. Jadi penasaran siapa ya jodoh gw???? Hahahaha

Kemudian selanjutnya adalah Bhagus Alfiyan, mantan menteri agama kontrakan yang solehnya gak ketulungan ini akhirnya melabuhkan hatinya pada seorang wanita yang ditemuinya melalui proses ta'aruf di jakarta. Laki-laki yang baik memang hanya untuk wanita yang baik begitu kira-kira. Sayang gw gak bisa hadir di acara pernikahannya karena pada waktu itu gw harus berjibaku mengejar dosbing tesis gw yang baik hatinya. demi 3 huruf sakral yang dirindukan semua mahasiswa... Dari acara pernikahan itu ada hal yang sangat menginspirasi,paling gak buat gw sendiri. menurut keterangan teman kontrakan yang hadir pada acara akad nikahnya, salah satu mas kawin yang berikan untuk sang istri adalah hafalan surat ar-rahman...subhanallah, terbukti memang kesolehan mantan kadep HRD insani ini, haha...menginspirasi karena dari situ gw jadi termotivasi untuk memberi hadiah hafalan surat alqur'an juga untuk sang istri kelak, untuk ukuran gw yang solehnya masih setengah2 ini Ar-rahman sudah sangat luar biasa, dan alhamdulillah..walaupun dengan tertatih-tatih akhirnya gw hafal juga. buat akh bhagus, Semoga setelah menikah ini antum gak lagi dipanggil adik ketika belanja di indomar*t ya akh..hehehe

Yang selanjutnya adalah tri nugroho, atau biasa disapa trinug...gw harus bilang, siapapun wanita yang ditakdirkan mendampingi doi adalah wanita yang sangat beruntung. Dari sejak kuliah doi termasuk salah satu spesies mahasiswa yang unik menurut gw, unik karena menurut gw doi adalah representasi dari mahasiswa anti mainstream di kampus, selain soleh doi juga seorang yang sederhana, pekerja keras, visioner dan optimistik level akut. Gw kira hampir semua mahasiwa teknik undip kenal sosok trinug dengan motor baja hitamnya yang melegenda dan gendongan box besar di kanan dan kirinya yang penuh dengan cup cup susu dipomilko itu. berkat doi kebutuhan protein gw di kontrakan bisa sedikit terpenuhi lewat gratisan susu dipomilkonya di akhir bulan,hahaha... Dan yang akhirnya dipilih oleh doi untuk menjadi pendamping hidup adalah wanita bernama evi nurul hayati, gw gak begitu mengikuti kisah cinta dua sejoli ini sampai akhirnya menikah pada akhir tahun lalu, karena itu gak banyak yang bisa gw ceritakan disini.. Dan yang terakhir adalah Ridwan mansyur. Menurut legenda, doi adalah penghuni kontrakan yang paling berpengaruh karena dalam waktu yang cukup lama dia menjabat sebagai presiden kontrakan secara aklamasi, lebih tepatnya aklamasi oleh dirinya sendiri, hahaha...karena kami gak ada yang milih. ceritanya doi masih anget2nya nih jadi pengantin, kalo di film itu lagi seru2nya... (seru gimana bro?? ) pokoknya seru lah...jangan terlalu detail membahas keseruannya ya, oke2...seperti halnya trinug, gak banyak yang bisa di ceritakan tentang kisah cinta sang aktivis gahar ini, tapi berdasarkan keterangan dari berbagai sumber sih wanita yang akhirnya dipilih menjadi permaisuri adalah aktivis seperjuangan doi bro. Kalo kata om gito rollis di film janji joni... tempat yang paling tepat buat ketemu jodoh memang di tempat kita biasa beraktivitas, bisa di tempat kerja atau di lembaga yang diikuti bersama. Mungkin begitu kira2 ceritanya. buat trinug dan ridwan, karena masih pengantin baru...semoga sakinah mawadah warohmah. dikarunia keturunan yang soleh solihah. pasca pernikahan mereka berdua, kini tagline di grup WA kontrakan berganti dari yang sebelumnya bertema "good husband wanna be", kini sudah menjadi "good father wanna be", waduhhh...gw curiga jangan2 ini memang salah satu bentuk provokasi yang terencana. haha

Siapa selanjutnya?? Masih ditunggu...waktu masih menyimpan rahasianya dengan begitu rapi, penuh teka teki dan Kita tak pernah bisa menerka-nerka apa yang nanti akan terjadi. Waktu juga ditakdirkan menyimpan banyak kenangan, kontrakan berbasis bla bla bla memang sudah tak lagi ada tapi kenangan tentangnya akan selalu terekam dalam ingatan sebagai bagian perjalanan hidup yang layak untuk dikenang. Kini, dien mereka satu demi satu telah genap...halaman demi halaman perjalanan hidup yang baru pun mulai dibuka satu demi satu. Semangat guys... Sampai nanti, di puncak kesuksesan kita bertemu!!!
Fauz beserta istri
ikhwan beserta istri
bhagus beserta istri
trinug beserta istri featuring personil kontrakan
ridwan beserta istri

Wednesday, February 26, 2014

Surat Untuk Ibu Guru, yang Sekarang Mendidik Putraku

Ibu guru yang baik, saya titipkan anak saya kepada anda, saya lakukan ini dengan ketulusan, kabanggaan dan perasaan was-was. Maklumlah, sebagai orang tua saya terlalu cemas dengan dirinya. Saya ingat masa-masa ketika ia baru hadir ke dunia ini, tangisan dan tawanya telah membuat kami semua tenggelam dengan perasaan haru. Kini waktunya ia bersekolah dan kami percayakan, putra kami sepenuhnya kepada anda. Sebagaimana dulu ibu dan ayah saya mempercayakan saya pada asuhan anda ibu guru.

Ibu guru tahu, ia punya harta yang tak ternilai harganya, yaitu keterus-terangan. Kalau ia tak suka pada sesuatu ia tak ragu berpendapat. Ini adalah bakat alamiah yang dimiliki semua anak. saya ingin ibu menjaga sikapnya itu. Kami ingin ibu guru memandangnya dan melatihnya untuk menjadi seorang anak yang berani bicara jujur dan terus terang. Lewat surat ini kami ingin berbagi pengalaman dan bertukar saran dalam memahami putra kami.

Pertama-tama, saya meminta ibu guru untuk menjaga dan menghargai sikapnya itu. Ibu tahu, anak saya mungkin tidak tergolong pintar, tapi sikap keterusterangannya itu, jika dipahami dan diperkuat maka ia akan sama pintarnya dengan yang lain. Semangat anak saya akan menyala-nyala jika ibu guru murah dalam memuji dan memberi dukungan, dan akan menyusut jika ia terlalu banyak diremehkan dan dibohongi. Beritahukan kepadanya apapun yang ditanyakan da kami berharap ibu guru menjaganya dan tetap memberi iklim yang membuat kemampuannya bertanya itu hidup dan tumbuh.

Terus teranglah kepadanya tentang apa yang ibu guru ketahui. Kami ingin putera kami bisa belajar tentang kenyataan hidup sebenarnya. Walau kenyataan itu menyaitkan tapi katakanlah yang sesungguhnya kepada mereka. Saya ingin ibu guru melatihnya untuk tetap optimis melihat realitas yang buram dan menyalakan api semangatnya untuk terus belajar. Sikap terus terang dari ibu guru akan memberinya kekuatan dalam melawan kejamnya realitas kehidupan dan sesekali berikan kepercayaan kecil padanya, untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tangan. Saya ingin ibu guru melatih kemandirianya supaya tambah rasa percaya dirinya. Saya tidak ingin ibu guru menjadikannya anak yang sempurna tapi tidak berpeluh keringat, ia harus bisa dan mampu melakukan pekerjaan tangan apapun.

Ibu guru yang baik, langkah anak kami yang masih rapuh ini butuh bimbingan dan arahanmu. Tolong beri dia semangat saat dirinya mencari jalan untuk maju. Saat dia merangkat ketika seharusnya berlari dan saat dia diam ketika anda tahu dia harus mempimpin. Dia masih terlalu muda, jadi sesuatu yang wajar jika dia tidak begitu konsisten. Dia masih belia, jadi sesuatu yang wajar jika terlalu nekad, dia masih hijau, karenanya sering sekali berpikir aneh-aneh. Jangan ibu guru memarahinya dan menjulukinya dengan nama-nama yang menaykitkan. Tolong berikan perlakuan yang sama pada anak kami bahkan teman-temannya, bahwa kalau mereka murid-murid istimewa.

Jika ia punya kelemahan dan keterbatasan, tolong secara diam-diam ibu catat dan rekam. Kelak katakana padanya sembari membantunya mengatasi masalah itu. Katakana juga pada kami sehingga kami ikut membantu dan bisa melibatkannya untuk memecahkan keterbatasan itu. Mengajari anak yang kini sedang menemukan identitas dan meraba harga dirinya memang tidak mudah, tapi karena itulah, kita bisa bertukar pengalaman dan pengetahuan. Latihlah dirinya untuk berorganisasi karena disana dirinya akan menemukan mutiara perilaku agung, yani solidaritas dan cinta pada sesama. Latihlah dirinya untuk memahami persoalan yang lebih luas ketimbang kepentingannya sendiri. Saya ingin ibu guru mengajarinya untuk berkorban, dan memahat sikap kepedulian.

Anak saya datang pada ibu dengan tekad untuk belajar, mohon ibu guru jangan mengecewakannya, jadikan masa-masa sekolah ini menjadi sesuatu yang menyenangkan, menarik dan menggairahkan baginya. Ajaklah dia sesekali keluar untuk melihat kalau pendidikan itu bukan hanya dari bangku ke bangku tapi juga lewat kenyataan keseharian. Saya ingin ketika ia meninggalkan kelas ibu, dirinya memiliki keyakinan lebih atas kemampuannya sendiri. Kelak ketika ia meninggalkan kelas ibu, saya berharap dirinya akan memiliki kecintaan yang besar pada pengetahuan dan sesamanya. Sebagai pelajar dan sebagai pribadi, kami sangat berharap ibu bisa tekun membimbing dan mengarahkannya. Pada akhirnya, bantulah putera kami menemukan harapan diatas bongkahan kehidupan bangsa yang buram dan menyakitkan ini. tahukan ibu, tahun ini ibu akan menjadi salah seorang yang paling penting dalam hidupnya. Dia akan memutuskan untuk meniru atau menolak nilai-nilai yang ibu guru semaikan. Dia mungkin akan menghormati dan mengingat ibu sepanjang hayatnya. Atau sebaliknya, dia tidak lagi mengingat ibu dan merasa kecil hati atas setiap tindak tanduk ibu yang mungkin bertolak belakang dengan nilai yang ibu ajarkan. Sejujurnya saya sebagai oran tua, ingin ibu bisa menjadi orang yang paling dikaguminya, tapi untuk ini, ibulah yang bisa menentukan. Ohya, pada saat tahun ajaran berakhir mohon berikan ucapan terimakasih dan pelukan hangat padanya, berterimakasihlah padanya karena telah menjadi bagian dari kehidupan ibu. Sebagaimana saya sangat berterimakasih kepada ibu karena telah menjadi bagian dari kehidupan anak saya. Kami tahu, diatas segala harapan kami, ibu guru sendiri didera oleh banyak problem. Tuntutan atas kesejahteraan dan status membuat kami semua juga ingin berbuat banyak untuk anda. Jadikanlah putera kami menjadi seorang yang kelak akan memahami profesimu dan kelak bisa berbuat banyak untukmu. Jangan ragu untuk meminta bantuan solidaritas maupun perjuangan dari kami. Karena kami tahu, tahun ini anda menjadi bagian dari kehidupan kami sekeluarga. Dengan cinta dan penuh harapan, ayah dari siswa anda.

Salam
dari kami sekeluarga


Sumber : dari buku Jack Canfield & Mark Victor Hansen, seajaib lampu aladin dan disadur oleh Eko Prasetyo dalam buku Guru : Mendidik itu Melawan 

Wednesday, January 22, 2014

Serial Kontarakan Samping Masjid Chapter 5 : Habib, Kamu Benar-Benar Anak Yang Baik!!!

Taraaaaaaaa…….finally I’m back everyone, pada seneng kan akhirnya gw balik lagi?? (owh..enggak ya | ya udah gpp…hehe) setelah cukup lama vakum, gw mau lanjutin chapter kontrakan samping masjid yang beberapa waktu yang lalu sempet jadi trending topic (di wall pesbuk gw doank sih sebenernya :D ), ngalahin gosip persalinan sembunyi2nya ayu tingting sampe berita gugatan cerainya nikita mirzani…keren kaaann?? (emang krn gw gak pernah ngeshare gosip2 artis di wall gw aja ini mah ya..), chapter kali ini gw mau agak serius men, gw gak mau banyak becanda lho disini, oke…mulai sekarang ya seriusnya!!!

Udah gak ada yang ketawa kan?? Serius lho ini, sebelum lanjutin baca…..yang mau kentut, yang mau buang air mending ke toilet dulu deh sekarang, beneran… (maksudnya daripada lw kentut sembarangan, ganggu tau gak…daripada lw nahan pipis,  penyakit…nahh kan!!) jangan sampe gw lagi nanti yang disalahin…

Sekali lagi, gw gak mau ya lw semua pada cengengesan baca tulisan gw…

Kalo lw masih cengengesan berarti lw gak nge-hargain gw yang udah nulis serius capek2, lw pasti ngerti gimana rasanya gak dihargai,,dicampakan,,dikucilkan,, dianggap gak ada!!sakiiiiitttt…tau gak

Oke…siap???

Udah pada siap semua kan?? Yang tadi pipis udah balik belum…

……………………… # ini kapan mulainyaaaaaaaaaaaaa??

Iya2, anggep tulisan diatas spam ya….terimakasih sudah membacanya,hahahaha…  :p

Jadi begini saudara2, Hidup bersama satu rumah untuk waktu yang cukup lama pastinya ada donk moment2 yang memorable, atau ngangenin lah ya…..nahh, Menurut gw salah satu moment yang mungkin paling ngangenin dari kontrakan adalah saat dimana anak2 pada ngumpul  (dikamar lantai 2 biasanya), sambil tiduran, sambil ngemil makanan hasil rampasan dari para pelaku penimbunan, ada yang sambil BBMan sama siapa gak tau (dan gak perlu dibahas :D) macem2…dengan santai mbahas berbagai topik sambil ketawa ketiwi, kadang2 sampe nada meninggi saat topic yg dibahas berubah menjadi seputar korupsi, seputar siaran dakwah di tipi yg menurut kami disorientasi, atau ngomongin orang2 sholeh yg jadi korban karena politik sapu bersih ala yahudi,

ya…. jadi yang diobrolin itu macem2  mulai dari hal kecil yang sebenernya sama sekali gak penting tapi menjadi penting saat kita obrolin bareng2 itu (nah lhoooo…)  contohnya seperti rencana bikin kebun ganja di lantai 3 (rencana macam apa ini?? gw sempet mikir ini penting krn sangat visioner,haha… tp setelah gw pikir ulang ternyata sama sekali gak penting bahkan cenderung absurd) atau lainnya seperti  berdebat soal siapa yang menang kalo berantem antara tikus got sama landaknya anton (nahh ini…jelas landaknya anton lah yg menang, tapi liat aja di komen nanti pasti ada anak2 kontrakan yang bantah,hahaha), atau gimana was2nya kami kalo tiba2 ada razia densus 88, anak2 kontrakan pasti jadi tersangka karena banyak banget buku2 dakwah dan jihad disana (sssttt…jangan bilang siapa2 ya), sampe obrolan gimana caranya numbuhin jenggot tanpa harus pake firdaus oil (obat penumbuh bulu yang melegenda itu…) hahaha….

tapi percaya atau gak, justru dari hal yang gak penting ini gw dapet banyak pelajaran.. diam2, anak2 kontrakan ngajarin gw tentang kebahagiaan cuy…jadi, bahagia itu ternyata sederhana, gak harus banyak harta baru bahagia karena kebanyakan anak kontrakan emang duitnya pas2an, saking pas2annya kita hobi bener yang namanya  hunting warung nasi termurah di sekitar kampus, gak juga harus punya wajah ganteng baru bahagia… (sambil liat kaca,hahahaha… :D), intinya gak perlu banyak syarat…bahagia itu bisa diciptakan walaupun ditengah keterbatasan, itulah yang namanya bersyukur komandan…#asiiiikkk #sokTua  :D  | yapp… kebersamaan, teman2 yang saling menyemangati, dan satu lagi saat kalian mampu menertawakan masalah, hidup ini seakan-akan menjadi lebih mudah sob…trust me it works!!! believe or not, anak2 kontrakan sangat expert untuk yang satu ini…

Tapi selain hal2 gak penting tadi, obrolan juga bisa tiba2 berubah serius dengan cepat, lagi asik2nya ngomongin gimana caranya bikin tempat parkiran buat elang kalo2 di masa depan ternyata gaya hidup ala sinetron indosiar benar2 terjadi, kemana2 naik naga, belanja ke pasar naik elang,hahaha….tiba2 ada yang nyeletuk serius gimana ya masa depan dunia, masa depan indonesia kalo yahudi terus2an berkuasa, (melebar jauh banget yaaa… :D ) obrolan pun jadi bergeser lebih serius, bisa tentang ideology, politik, dakwah dan tentang jodoh pastinya, *aiiihhhhhh (penting ini…) hahaha…. Nahh walaupun serius dan ngotot2an tapi kami gak pernah gontok2an, seperti yang gw bilang di chapter awal kalo anak2 kontrakan emang punya latar belakang pemikiran yang beragam, jadi gak heran kalo ada friksi2 kyk gitu, gw maklum…tapi walaupun berbeda pemikiran, gak pernah ada yang namanya permusuhan, bedaaa banget sama yang di kampus #uppss.… | kedewasaan berfikir dan menghargai perbedaan tanpa harus ikut2an, yapp…menurut gw ini yang jadi perbedaan, dan itu buat gw adalah juga pelajaran berharga dari anak2 kontrakan…
Kayaknya gw kebanyakan baik2in anak2 kontrakan ya,hahaha… (siap2 cek rekening…yuhuuuu :D )

Giliran yang jelek2 boleh gak??eh jangan ya…bukan jelek sih sebenernya, tapi kesalahan (paling gak menurut gw) yang pernah anak2 kontrakan lakukan, boleh ya…boleh yaa L ( melalui tulisan ini gw secara pribadi mau taubatan nasuha untuk soal yang satu ini… #sedih :’( semoga rekening gw aman, tetep siap2 cek rekening :D )  

jadi, dulu kontrakan sempet jadi tempat bermain buat anak2 kecil sekitar kompleks, mereka suka banget main2 di kontrakan, masuk-masuk rumah, naik ke lantai 3, bahkan masuk kamar2 kita…dan diantara mereka ada satu anak yang bandelnya gak ketulungan (skrg kalo dipikir2 sebenernya bandel standar anak2 sih…tapi waktu itu kami nganggepnya berlebihan) Habib namanya, bandelnya ini terkenal di kompleks…Cuma karena gak banyak temen, kalo ngaji suka jadi bulan2an anak2 yang lain, mungkin karena itu dia jadi cari pelampiasan di kontrakan. (ehh enggak ya…hehe #premis ngasal :D ) pernah suatu ketika waktu gw lagi main ke kamar lantai 2, gw naik ke kamar gw di lantai 3, gw kaget ternyata ada habib disitu lagi ngotak-atik laptop gw, langsung gw tegur dengan nada tinggi, gw bentak suruh keluar…ehh ni anak malah ngelawan dan ngacak2 kertas disekitar meja belajar gw,  jelas donk gw marah…gw tarik tangannya, gw jewer kupingnya sambil gw bentak2, gw angkat badanya yang kecil itu sampe lantai satu…anak ini masih berontak2 kesetanan, gw jitak aja kepalanya sampe matanya berkaca2.. (jahat banget ya gw…maaf ya habib :’( …), gak cuma gw, temen2 kontrakan yang lain juga sama, karena anak ini emang bandelnya luar biasa, suka minta2 duit ke anak2, kalo ada duit nge-geletak di meja dia ambil, bandel banget lah pokoknya…anehnya walaupun sering dibentak2 ni anak gak kapok2 juga,  tapi gak sama iqbal… ini karena diantara anak2 kontrakan yang lain habib paling takut sama iqbal, gw gak tau persis gimana ceritanya…yang jelas ini gara2 iqbal pernah marah besar sama anak ini sampe nendang tong sampah, saking kencengnya tong sampah melayang nabrak pintu…mungkin naluri anak2 habib bereaksi disini, merekam kejadian ini hingga jauh membekas, jadilah ketakutan itu muncul…

sebenernya banyak lagi kejadian lainnya, tapi gw gak mau nyebutin satu2… sekarang gw sepenuhnya menyadari kalo hal itu salah banget, gw sadar setelah mulai terlibat kegiatan2, pelatihan2 tentang pendidikan anak akhir2 ini, selain juga baca buku2 tentang parenting…dan ternyata nakalnya habib ini belum apa2 kalo dibandingin anak2 di rumah belajar tempat gw ngajar sekarang ini, ada yang jauh lebih nakal…tapi senakal-nakalnya anak, kekerasan ternyata bukan cara yang baik untuk mendidik, nahh kan!!
mereka sejatinya baik, ya… anak-anak ini baik, jadi bukan kekerasan yang mereka butuhkan tapi bimbingan, bimbingan untuk menemukan dan menghidupkan sisi baik dalam diri mereka yang terkikis dan tertutup oleh karena pengaruh lingkungan. (ini beneran jadi serius banget sumpah,hahaha…tapi gpp ya, sekali-sekali :D )

Rasulullah adalah contoh terbaik mendidik anak, (menurut gw…) dan Rasul gak pernah pake kekerasan, 
anas bin malik adalah salah satu anak yang merasakan lembutnya pendidikan dari Rasul, dalam satu riwayat bahkan diceritakan saat rosul mengimami shalat seperti biasanya di masjid, rasul membawa serta cucu beliau, hasan husein...sebagaimana hal nya anak2, mereka berlarian kesana kemari saat shalat berlangsung dan saat sujud punggung rasulullah pun jadi sasaran tempat bermain mereka, beliau sujud lama sekali sampai kedua cucunya itu turun dari punggungnya, selesai shalat Rasulullah meminta maaf kepada para sahabat yang menjadi makmum karena sujudnya lama banget, dan beliau sama sekali gak marah sama hasan husein karena hal itu, beliau tau kedua cucunya itu terlalu kecil untuk dimarahi…

Berkenaan dengan habib, gw sama sekali gak belajar dari cerita  sini, betapa jahilnya gw waktu itu…ya, ini juga mungkin bisa jadi satu pelajaran, gak cuma buat gw dan anak2 kontrakan tapi buat semuanya : kesalahan juga bisa terjadi akibat dari kejahilan (kebodohan…) oleh karenanya belajar menjadi sebuah keharusan!! Jadi sebenarnya Habib ini anak yang baik, Cuma dia punya kecenderungan aktif ingin diperhatikan, dia juga enerjik, jadi anaknya emang gak bisa diem, sifat2 ini belum bisa ia manage karena masih terlalu kecil, sehingga terkesan nakal dan begajulan, padahal wajar…. | Habib, maafin kakak ya…. (ciyee... kakak | haha..gw biasa dipanggil kakak soalnya di rumbel dan gw pengen habib jg manggil gw kakak…. #melankolis ) tapi rasanya susah, karena biasanya ada bekas yang sudah terekam dan menjadi stereotype dalam diri anak tentang impresi (kesan) tertentu dari apa dan siapa yang pernah mempengaruhi hidupnya, melalui interaksi dan semacamnya,, dan sepertinya gw udah terlanjur berkesan buruk di mata habib… ehh tapi bisa juga salah dink, soalnya terakhir gw liat, habib jalan pake tongkat lagi maen bareng temen2nya di depan kontrakan, kakinya diperban sampe lutut, temennya bilang beberapa hari yang lalu habib ketabrak motor waktu lagi maen di perempatan deket laundry, gw kasian liat dia jalan terpincang-pincang pake tongkat…sedangkan temen2nya berlarian kesana-kemari. Gw deketin habib, gw Tanya selembut-lembutnya kenapa kakinya di perban, gw pasang senyum semanis-manisnya, gw tatap matanya dalam2 dan gw pegang tangannya, ternyata responnya sangat berbeda dengan saat dulu waktu gw bentak2,, terakhir gw pegang kepalanya sambil bilang… (gw ngikutin caranya Mr.kobayashi saat men-sugesti Totto chan agar jadi anak yang baik…hal itu sangat berkesan bagi tetsuko, nama asli totto chan sampe doi gede) gw berharap itu juga bisa sampe ke habib, boleh donk….kali aja bisa kan,hehe

sambil menempelkan tangan kanan di kepalanya gw bilang “ Habib, kamu benar-benar anak yang baik”……. :)

To be continue………….. 

Thursday, January 9, 2014

Nostalgia di Kampung Tumaritis Bareng Tatang Suhendra

pernah gak kalian ngerasa kangeeeennn banget sama hal2 yang ada di jaman kecil kalian dulu??? bisa jadi itu berupa mainan, tontonan, atau bacaan yang sekarang ini mungkin udah susah banget dicari..atau bisa juga hal2 itu kini telah punah seiring waktu, contoh paling gampang buat gw yang notabene anak desa...misalnya gw inget jaman kecil dulu suka banget yang namanya bulan purnama, kenapa? karena pas bulan lagi gede2nya ini anak2 kumpul semua di pelataran rumah yang dulu masih luas kayak lapangan buat main bareng segala jenis permainan, sampe tengah malem, (anak2 di desa gw nyebutnya padang wulanan) hampir gak ada anak yang 'angrem' ndekem di dalem rumah, semua kumpul jadi satu di lapangan itu. lari2, ketawa2, teriak2, jumpalitan sepuas hati, kebayang kan gimana serunya??dalam semalam itu kita bisa main puluhan jenis permainan, (tapi sekarang gw udah gak bisa nemuin moment kayak gitu lagi di kampung gw, adik2 gw gak ngerasain main di bawah purnama seperti waktu jaman gw kecil)....jadi wajar kalo moment kayak gitu akhirnya sampe gw segede ini (padahal cuma nambah berapa centi doank :D) masih selalu gw kenang sebagai salah satu bagian dari masa kecil gw yang paling menyenangkan...mungkin anak2 seangkatan gw yang waktu itu main bareng gw dibawah sinar punama (asiikk... :D) jg merasakan hal yang sama, dan gw yakin kalian jg punya moment2 seperti ini saat kalian kecil dulu..tapi tentunya khas kalian masing2...biasanya entah kenapa gw selalu ngerasa kalo perasaan kangen dengan moment2 seperti itu lebih banyak dialami oleh anak2 yang lahir di angkatan 90'an, kalo premis gw sih ini mungkin karena memang angkatan 90'an ini peralihan antara jaman sebelum gadget sama jaman setelah gadget (hahaha...pembagian jaman yang aneh :D), ya itu premis gw sih, karena kalo lw perhatiin baik2, interval perubahannya tuh drastis banget dari jaman 90'an sama jaman yang sekarang, iya gak...???banyak hal yang ngetrend tahun 90'an tiba2 punah di jaman sekarang, lw inget2 deh gimana ngetrend nya goyang lumba2 bondan prakoso (sekarang apa masih ada?? ) gimana digandrunginya games 'engklek' (bahkan di kampung gw games ini udah kalah pamor sama plants vs zombie... *sedih ), gimana anak2 dan remaja pria begitu gemar menyisir rambutnya belah tengah (termasuk gw,hahaha), trus gimana imutnya tina toon dengan gerakan bolo2nya.. (hahaha...kalo ini emang karena tina toon udah gede dan milih ikut girl band aja sih sebenernya) ahh...sudahlah, gw bingung jelasinya...intinya gitu lah ya!! sebenernya bukan itu yang mau gw bahas,(gubraaakkk....) hahaha :D cuma buat prolog aja sebenernya... :p

gw cuma mau ngajak nostalgia, terutama anak2 angkatan 90'an...jadi jaman gw kecil dulu, ada satu bacaan selain majalah bobo yang sempet jadi primadona.. (paling gak buat gw). apa itu??? komik tumaritis nya Tatang Suhenra...mungkin gak semua tau komik ini, atau bisa juga tau tapi belum pernah baca isinya...bagi yang belum tau, jangan bayangin komik ini kayak komik2 jepang macam naruto atau OP yang sekarang banyak digandrungi, komik Tatang S ini sederhana sekali saudara2, ceritanya berkisar tentang kehidupan sehari-hari, kadang ada sisipan cerita misterinya juga, misterinya ini karena biasanya nampilin tokoh dedemit khas indonesia kayak pocong, mbak kunti dan kawan2nya...yang jadi tokoh di komik ini adalah punakawan dalam cerita pewayangan (petruk, gareng, bagong dan semar)...gw gak begitu inget semuanya, tapi gw suka banget komik ini waktu gw kecil, kalo di itung2 udah puluhan judul gw koleksi, cuma gak gw simpen baik2...sekarang raib semua entah kemana (gw nyesel sumpah...*sedih), biasanya gw beli komik ini di tukang jualan ager2 yang suka ngibulin anak2 pake undian2 aneh biar anak2 itu pada beli ager2nya terus2an,hahaha (gw salah satu korbannya...ini baru gw sadari setelah gw dewasa, :D ) biasanya mamang ager ini mangkal di depan sekolah, harga komiknya kalo gak salah 500 rupiah trus naik jadi 1000... (jangan tanya kenapa naik ya...waktu itu gw belum sempet nanya mamangnya). sekarang komik ini gak tau masih beredar apa enggak..tapi yang jelas, penulisnya Tatang Suhenra udah meninggal sejak 2003 ... (ini gw baru tau kemarin, baca di internet,hehe...) jadi, selain berbagai hal yang gw sebutin di prolog sebelumnya, komik Tatang Suhendra ini juga telah menjadi salah satu bagian dari masa kecil gw yang menyenangkan dan tak terlupakan...dan bisa jadi masa kecil kalian juga, terimakasih om Tatang :) 

kemarin gw gak sengaja nemu salah satu judul komik ini di internet, sekarang mari bernostalgia di kampung tumaritis bareng petruk dan Tatang Suhenra :) :) :)


source komik : kudiarto21.multiply.com
nah...kalo ini om Tatang. S



Saturday, December 28, 2013

Serial kontrakan Samping Masjid, Chapter 4 : Dari Penyuka Anime, Cinta Fitri, Dangdut Koplo Sampe Drama Korea

Akhirnya sampe juga dirumah tercinta, setelah sungkem sama emak bapak…gw mau lanjutin chapter ke-sekian serial kontrakan samping masjid yang sempet beberapa hari diambil alih sama beberapa oknum kontrakan yang mau ikut2an tenar kayak gw (*kibasjambul…,hahaha  #jijik :D ), tapi sebelum lanjutin cerita gw yang kemarin, gw mau klarifikasi dulu soal hal-hal yang kemarin sempet jadi trending complain, pertama soal “pencitraan”, biar semuanya klirrr…soalnya dikira pencitraan mulu dari kemarin, padahal kan…(emang iya,hahaha..| enggak kok..) oke catet, pertama gw bukan anggota atau timses partai tertentu ya..(lw bisa cek kamar gw, gak ada stiker atau poster partai men…sumpahh gak ada, lw juga bisa cek wallpaper laptop gw, paling banter coboy junior sama JKT48…fixed ) jadi gak ada tuh yang namanya pencitraan menjelang 2014, kedua, gw tipe pemberi bukti cuy, bukan janji…jadi gak ada kata pencitraan di kamus gw…asiiikk (catet : ini bukan pencitraan lhoo ya..hahaha :D ) kalo temen2 gw emang sengaja gw seneng2in biar ada yang ngasih gw pinjeman utang tiap akhir bulan…(nah kan!!) kedua, gw juga mau ralat nih, anton bilang gw pulang karena lagi galau, gw gak lagi galauuu,beneran… sekali lagi guee enggak lagi GALAU (gw capslock tuh biar jelas..)…gw ini tipe pria kuat men, gak percaya???buktinya gw gak pernah tuh nangis pas nonton dorama jepang, drama korea, atau drama Thailand  macam my sassy girl, little thing called love, daisy yang katanya dramatic romance abis itu, atau one littre of tears yang katanya sedih banget bikin orang nangis bombay…buat gw, gak pernah tuh ampe bikin nangis (paling cm berkaca-kaca doank mata gw…sama gak sih,hehe), udah ahh…cukup itu aja...intinya, gw gak galau ya, titik…
Lanjutt, oke.. gak bosen2 rasanya gw cerita soal lantai 3 kontrakan, karena bahan ceritanya banyak banget dari sana, lantai 3 itu komplit pake telor setengah angus...mulai dari pemandanganya yang cihuy, cerita mistisnya yang melegenda, sampe fungsinya yang jadi tempat paporit buat telpon2an…nahh ini, gw heran, gak tau kenapa ada beberapa anggota kontrakan yang hobi bener telpon2an menjelang tengah malem di lantai 4, (nelpon di kamer ndiri nape tong..!!) gak tau deh siapa yang nelpon atau ditelpon, oke telpon mah gak soal lah ya..tapi kenapa harus menjelang tengah maleeemmm??lw jadi keliatan mencurigakan bro…yang jelas lantai 4 kontrakan emang tempat yang romantic abis kalo malem, nahh kan…gw gak usah mention deh siapa yang punya hobi begitu, ngaku aja yeee tong!! Tapi Husnudzon aja ya…mungkin kadangkala nelpon emak dirumah butuh suasana romantis juga,Hahaha….Selain hobi ‘mencurigakan’ tadi beberapa anggota kontrakan memang punya hobi2 yang susah dicerna akal pikiran, ya….sebut saja salah satunya hobi kentut sembarangan, (hobi macam apa iniiiii??? )berasa bau kentutnya wangi aja…gw juga gak perlu mention ya, ngaku aja lahh Anton Sri Pambudi (#ehh..gak sengaja mention), hahaha… :D
Lupakan sejenak soal kentut, mari kita bicara soal kegemaran lain dari anak2 kontrakan yang lebih keren, misalnya meniru gaya tokoh2 anime jepang… kagebunshin no jutsu (sambil nglipet2 jari), gomu gomu noo…giganto staaaammpppp!!!! Hiaaaaaattt….. atau dengerin monata dan palapa teriak asolole, asolole asikasik jossss!!!ya ya ya…itu baru keren (keren engkong buyut luuu… -___-“ )
jadi cerita kali ini soal kesukaan anak2 kontrakan saudara2, yang menurut gw itu unik, iconic, fantastic, eeen’ fatinistic (fatiiiiiinnnnn… #gak nyambung #mulai stress,hahaha),  habisnya fatin emang idola kita bersama sih.. (udah bro, gk perlu ngomongin fatin dehh..) suaranya itu lho, menggemaskan…masih muda, berbakat pula (cukup bro.. cukup!!) cocok ya kayaknya kalo duet nyanyi sama gw… (terserah lw deh broo…) oke..sorry2,hehe…gak focus gw, lanjutt..jadi kesukaan anak2 kontrakan itu macem2, berbeda antara satu dengan yang lain dan perbedaan ini kadang memicu konflik yang mengerikan…ya, mengerikan karena gw pernah terlibat konflik semacam ini, apa?? rebutan chanel tivi… mengerikan karena gw inget banget waktu itu gw ampe gak bisa nonton big match manchester city vs Chelsea.. sedih :’( buat gw itu mengerikan, lebih ngeri daripada tidur bareng kunti di lantai 3, eh nggak dink,hehe… #becanda (nanti mbak kunti tertantang.. :D )
tapi banyak juga yang kesukaanya sama,eeiittt… tapi ini juga bisa memicu konflik dan perdebatan bro…kok gitu??iya donk…misalnya, perdebatan siapa yang lebih kuat monkey D luffy, naruto atau goku?? (bingung kaaannnn??? ) atau Bisa juga kira2 yang lebih cocok sama naruto siapa ya, sakura atau hinata?? (helloowww….plizz dehh!! | di kontrakan emang banyak otaku.. -__-“), oke…jadi gitu, biar jelas gw klasifikasiin apa aja yang jadi kesukaan anak2 kontrakan, yang pertama adalah penyuka anime, manga, komik dan sejenisnya…kubu ini paling banyak di kontrakan, kayaknya sebagian besar anak kontrakan otaku dehh sama yang satu ini… salah satu indikasinya adalah tiap rabu, salah satu, salah dua, salah tiga anak kontrakan pasti ada yang bilang gini : “naruto udah keluar belum bro…???” “pinjem internet donk, blm baca fairy tail yang baru nih” “ehh…OP terbaru si sabo katanya nongol ya, seru kayaknya..” fyi : jadi tiap rabu itu jadwalnya on going manga rilis chapter terbaru. Indikasi lain juga pas waktunya nonton Anime kalo kata Anton mah udah kayak nonton wayang aja… (emang orang nonton wayang kyk gimana sih?? Sbnrnya ini analogi buat gantiin kata heboh…tp perasaan nonton wayang malah anteng yak,hahaha…ya sudahlah cm orang klaten yang mampu memahami, ilmu lho gak bakal cukup nafsirin bahasanya orang klaten.. :D )  Gw mention nih beberapa otaku di kontrakan mulai dari yang tertinggi level ke’otaku’annya menurut gw…pertama ardian (lewat aja depan kamarnya, lw pasti bakal denger doi ketawa ketiwi cekikikan sendiri di tengah sayup2 dialog bahasa jepang dari spiker laptopnya, itu doi lagi nonton anime bro..) Bhagus Albanna (kalo ini gampang, liat aja pp facebooknya..haha), kemudian berturut-turut 2 bersaudara Irsan dan rian,  faiz, ucha, rahman, iqbal kecil dll…gw ikut nimbrung juga bareng mereka, tapi level gw masih cetek…*sungkem :D  (fyi : anime n’ manga itu aslinya bukan konsumsi anak2 lho, jadi gw gk mau denger ada yg bilang…udah gede kok masih suka nonton naruto, oke… #pasangMukaSerius)
                       nonton bareng OP, agenda klub anime kontrakan
walaupun paling banyak anggotanya, kubu anime selalu tidak berdaya menghadapi kubu yang satu ini…yapp, peyuka sinetron fenomenal 3 generasi, -cinta fitri-, (tepuk tangannya manaaaa?? ) lw tau kan sinetron ini, kalo lw gak tau..tingkat ke-alay-an lw semasa muda perlu digugat bro, itu fatal…berarti lw gak ngelewatin masa alay, artinya  kecil kemungkinan lw jadi dewasa…naas banget hidup lho kelak (premis yg aneh...), yg maen itu si tengku wisnu sama shiren sungkar, ceritanya tentang…hmmm apa ya??kayaknya sih tentang petualangannya tengku wisnu nyelametin shiren dari cengkraman jahat ibu tirinya…owww romantis bingiiitt!! (kantong plastic donk, gw mau muntahh..hueeeckkk), anggotanya cuma 1 orang, siapa lagi kalo bukan Muhammad zainudin aka zein…seperti gw bilang sebelumnya, gw pernah merasakan bagaimana hegemoni cinta fitri di layar tipi ini mengoyak-ngoyak  hati gw,sakiiit tau gak sih gueee… #jijik,  konflik inilah bikin gw trauma…sejak saat itu, kalo udah nongkrong zein dgn cinta fitri-nya, gw cm bisa nunduk lesu lewat depan tipi, nahh…yang bisa matahin kuasa zein cm mas rais, kalo udah dateng mas rais zein akan langsung menyadari kekalahannya dan pergi dengan suka rela,,yeeeee J!!tapi sayangnya mas rais cm dateng nyelametin kami pas ada siaran moto GP…yahhhhhh L
oke…selanjutnya juga unik, kalo lw maen ke kontrakan ada suara ketipung, atau suara teriakan asololee.. asololee, new palapaaa….ini tanda kalo Anton sri pambudi lagi ada di depan laptopnya sambil ngangkat dua jempolnya keatas mengikuti irama…asikasik jossss!!!yapp…doi emang penggemar berat monata, palapa dan kawan2nya, ampe doi apal lho nama2 personilnya, mulai dari tukang ketipung, suling, sampe yang nyewain panggungnya doi apal...zuperrr!!hahaha…secara ya, doi ini pernah jadi anggota KPK (Koplo Pens Klep..hahaha #maksa ) dari sejak SMA, seperti halnya zein, doi juga single fighter…Cuma kadang2 Rian suka nemenin juga kalo lagi senggang, Cuma bedanya rian gak sampe ikut ngibing bareng….Doi emang sosok kontroversial di kontrakan, sekaligus juga inspirasional…kalo lw kesel sm orang liat aja muka doi, pasti tambah kesel :D ..atau kalo lw lagi butuh penasehat, atau nyari alamat hubungi aja doi, dijamin lw pasti tersesat,hahaha…inspiratif bukan?? :D (nggak kok becanda…doi ini tipe penyayang lho, sosok idaman banget lahh pokoknya, calon istrii mana calon istrii,haha… #rekening gw nambah gak yaaa???:D) oiya…ngomong2 soal sayang binatang gw jadi inget, kontrakan teh punya kosakata umpatan yang santun, seperti ceritanya irsan kemarin…(emang ada ya umpatan santun,haha), jadi umpatan kan biasanya kasar ya, tapi kalo lagi kesel, lw pasti pengen ngumpat, bener  gak??…kayak misalnya Indonesia kalah dari Thailand kemarin, telo godhooggg…!!!! Nahh itu…Karena kita penyayang binatang, jadi gak tega rasanya menjadikan mereka bahan umpatan…hahaha, selain telo godhooggg, ada juga gedang goreeengg, bakmi ngebuulll dan lain-lain…pemakaianya tergantung tingkat emosi dari si pengumpat, jadi mulai sekarang kalo IPK lw semester ini turun dari 3,91 ke 3,87 lw bisa bilang…gedang goreeenggg!!! Atau kalo lw makan bareng temen lw diakhir bulan, dan temen lw cengar-cengir alesan lupa bawa dompet, bilang  aja… telo godhooggg!!! Faham….? :D
Eng ing eng…ini yang terakhir (ngikutin gayanya irsan.. #garing ya :p ), penyuka drama korea, hiiiihhaaaaa!!! Excited banget gw nyeritain ini..hahaha, sebenernya gak Cuma drama korea,, jadi ceritanya kontrakan pada masa jayanya pernah terjangkit wabah demam drama.. (gw gak tau masa ini apakah masuk masa jaya atau masa kelam kontrakan.. L) dan penjahat, criminal, tersangka utama yang membawa wabah berbahaya ini masuk ke kontrakan tak lain dan tak bukan adalah…saya sendiri!! Hehe… (*muka datar), sumpahh gw gak sengaja awalnya…waktu itu, gw dikasih file pelm sama mbak2 dari FKM, katanya bagus…judulnya taiyou no uta, (cewek2 pasti pada apal ni pelm..iya gak?) gw penasaran donk, gw tonton deh di lantai 3…eh ternyata anak2 yg lain pada ikut nonton, yang paling heboh si sigit…gak tau berapa banyak tisu yang abis waktu itu (buat lap ingus..lagi flu woy, musim ujan…:D #alibi..) pasca itu, si sigit ngebet banget minta pelm2 drama yang lain, terpaksa deh gw turutin…jadi bukan gw lho ya yang ngebet pengen nonton, gw Cuma mau nyenengin hati temen gw,hahaha… (awas kalo ada yang bilang pencitraan… :p ) abis itu, my sassy girl jadi yang berikutnya, the beast and the beauty, daisy, il mare, the classic, miracle of giving fool, ecetraaaa… (tau banget ya gueee…demi temen gw  lho ini, gw mah aslinya sorry ya…biasanya gw nonton film bunuh2an men, yang banyak darah, yang ada adegan potong2 kepalanya, adegan iris2 kulitnya…kayak live streaming pemotongan hewan qurban contohnya…gue banget itu :D)
                                coba tebakk, ini lagi nonton apa???
Selama beberapa minggu, bahkan bulan, drama korea dan jepang sempet jadi trending topic di kontrakan sampe akhirnya…negara api menyerang, dan mengacaukan segalanya!! Eh bukan..bukan…sampe akhirnya fadjar budi iswanto meluluhlantakkan hegemoni drama korea dan jepang dengan drama Thailand yang ia bawa (beuhhh…sama aja tong, drama2 juga) eh beda lho…drama Thailand lebih unik, terutama suara cowok’nya yang kayak diedit bass nya..dikecilin ampe mentok,hahaha…sumpah gak gagah banget dengernya, mbak2 taman lawang lebih gagah deh kayaknya… :D #ngaco…pelm pertama itu, fenomenal…ampe ada acara nonton bareng segala, judulnya first love (little things called love), drama anak sekolah gitu, abis nonton pelm ini anak2 langsung terlibat perdebatan sengit…pemeran ceweknya waktu masih jelek sama pas udah cantik itu sama atau beda yaa??? (penting gak sihh… -___-“). Pasca itu wawan secara resmi diangkat menjadi supplier pelm2 drama Thailand untuk kontrakan suckseed, season change, hello stranger, atm error dan lain2 ngantri dibelakangnya, secara doi emang hobi bener donlot…lw bayangin pake modem aja doi kuat donlot pelm yang sizenya ratusan megabyte bahkan gigabyte, niat banget…hahaha,  Tapi akhirnya lambat laun, tren drama ini mulai memudar pamornya..seiring kepergian wawan ke kalimantan, kontrakan kehilangan sosok pemasok paling diandalkan…
Terimakasih wawan, akan kami kenang selalu jasa2mu, jasa2mu untuk kontrakan sungguh sangat tidak berguna….!!! :D

selain hal-hal tersebut diatas sebenarnya masih banyak lagi yang lainnya, tapi  takut kepanjangan…disimpen buat chapter selanjutnya aja eeaaa…
maacihhh…to be continued



Thursday, December 26, 2013

Anak Jalanan, Satoe Atap, Puncak Ungaran : “Cerita dan Hikmah Sepanjang Perjalanan” Bag.2

Oke…seperti yang saya sampaikan sebelumnya, beberapa hari yang lalu saya berkesempatan ikut serta dalam kegiatan teman2 satoe atap bersama anak-anak jalanan simpang lima, agendanya hiking (naik gunung) ungaran. saya diundang mewakili komunitas sahabat pulau, komunitas yang saya ikuti. Komunitas sosial yang bergerak dalam pendidikan anak juga, terutama anak-anak dari keluarga miskin dan daerah-daerah marjinal  (yang belum tau sahabat pulau semarang bisa follow twitternya @sahabatpulauSMG atau gabung grup fb nya Rumah Belajar Harapan Sahabat Tenggang, atau bisa kunjungi websitenya www.sahabatpulausemarang.com ,hehe….) kegiatan ini sendiri diadakan dalam rangka mengenalkan alam kepada anak-anak jalanan. Walaupun sepanjang perjalanan saya tidak menemukan penekanan untuk tujuan yang satu ini,hehe…selain juga sebagai sarana mendekatkan kembali anak-anak jalanan dengan komunitas satoe atap yang menurut volunteer mereka sedang dalam masa re-organisasi karena sempat vakum beberapa saat sehingga sedikit kehilangan momentum dalam hal kedekatan dengan anak-anak jalanan binaan mereka. sebagai guide perjalanan, teman2 satoe atap dipandu oleh kompas (grup pecinta alam teknik mesin Undip). Banyak alasan kenapa saya ikut serta dalam ekspedisi ini, yang pertama, sudah lama saya tidak merasakan suasana pegunungan, menghirup udara segar puncak gunung, membelai embun, memijak bebatuan basah dan menikmati indahnya alam ciptaan Allah yang maha agung, selain juga terapi untuk membersihkan berbagai penyakit hati (akan saya ceritakan ini nanti), kedua saya ingin berinteraksi dengan anak-anak jalanan secara lebih dekat, mendengar cerita mereka…dan agenda ini adalah saat terbaik untuk melakukan itu. dan yang terakhir adalah menambah teman, berjumpa kawan-kawan baru adalah kegemaran saya sejak dulu… :)
sebelum ke promasan nyanyi dulu
Perjalanan dari semarang sabtu pagi sekitar jam 10 dan sampai di pos medini jam 1 siang, untuk transportasi sampai ke pos medini kami naik truk…oiya, dari sahabat pulau semarang saya tidak sendiri, saya bersama rekan volunteer saya di SPS (sahabat pulau semarang), namanya deka, dia mahasiswi sastra inggris unnisula angkatan 2011...oke,lanjutt..agenda pertama pasca turun dari truk adalah makan siang, setelah itu briefing dan langsung menuju pos promasan… (sebenernya saya nunggu ada sesi perkenalan disini, tapi ternyata tidak ada,hehe..). sepanjang perjalanan hamparan hijau kebun teh menyapa kami, di bagian lain pohon-pohon besar di dalam lebatnya hutan berbaris membentuk tembok benteng yang membentang sejauh mata memandang.  saya paling suka berjalan di alam dengan baris-baris hijau pepohonan sebagai latar pemandangan seperti ini. Rasanya saya bisa begitu rileks ketika ada di tempat seperti ini…ditambah lagi gerimis ikut menyapa kami di tengah perjalanan. Buat saya Inilah saat dimana refresh n’ maintenance pikiran dilakukan… Sampai di promasan, tepat jam 3 sore, kami istirahat di rumah penduduk yang memang sudah biasa menjadi tempat menginap para pendaki…disini kami beristirahat memulihkan stamina untuk melanjutkan perjalanan ke puncak pada pagi harinya.
bareng kak mayang 
Ada banyak pelajaran dan hikmah dari setengah perjalanan ini, yang pertama kaitanya dengan pendidikan, diam-diam saya mengamati pola interaksi antara anak2 jalanan tersebut dengan kakak2 pendampingnya. Ada yang menarik (maaf sedikit mengkritik), bagi saya pendidikan dan keteladanan adalah satu paket yang tak terpisahkan, mahatma Gandhi pernah mencontohkan dalam kisah nya yang mahsyur tentang perkataanya kepada seorang anak yang sakit akibat terlalu banyak makan garam, Gandhi berhenti makan garam demi menasehati anak itu agar berhenti makan garam, dan akhirnya anak tersebut berhenti makan garam untuk selama-lamanya…inilah keteladanan. Besar nilainya dalam pendidikan. Oke, jadi ceritanya…dalam perjalanan, ada pendamping yang selalu me’wanti-wanti’ anak-anak jalanan itu untuk menjaga sikap dan perkataan, tapi saya perhatikan juga ada beberapa ‘oknum’ pendamping lain yang justru melanggar ‘wanti-wanti’ tersebut,hehe…ini sama saja dengan ‘melarang anak anda berteriak, dengan berteriak’ atau ‘melarang anak anda merokok, sedangkan anda sendiri merokok’, sampai kapanpun anak anda tidak akan pernah berhenti merokok… jadilah sepanjang perjalanan, anak-anak jalanan tersebut menjadi tidak segan bersikap dan berkata yang melanggar ‘wanti-wanti’ tersebut.. kemudian yang kedua soal keyakinan. mungkin Ini berlaku hanya untuk saya sendiri, karena bisa jadi tiap orang berbeda pemahamannya…saya mengamati ternyata ada juga oknum2 pecinta alam yang dekat sekali dengan hal-hal berbau klenik. (nah lhoo…kenapa bisa begitu?) contoh, saat memasuki hutan “hutan ini ada penunggunya, bersikaplah sopan” oke good, but…jika ingin melakukan sesuatu ijin dulu sama yang nunggu ya, buang air misalnya…buat saya ini berlebihan dan bahkan bisa mendekati kesyirikan, dalam keyakinan saya bumi seisinya ini milik Allah, dimanapun anda berada ikutilah aturan Allah, semua punya aturan, saat ingin buang air pun sudah ada aturanya…ikutilah aturan itu, sudah cukup!!tak perlu ada embel2 ijin sama bangsa jin dsb, dalam agama dan dalam pemahaman saya tak ada pembenaran untuk hal seperti itu…perjalanan naik gunung yang harusnya diisi tasbih atas nikmat keindahan yang Allah berikan berupa hutan, gunung dan perbukitan tak layak rasanya di tunggangi nuansa klenik semacam itu…
yudi, mas popo, kuncung dan agus
Next, setelah istirahat…jam 3 pagi kami bangun dan bersiap menuju puncak, udara cukup dingin, seperti biasa sebelum berangkat briefing terlebih dahulu..perbekalan disiapkan and finally, baru jam 4 lebih kami mulai mendaki, tanah masih licin akibat hujan sepanjang hari sebelumnya, setengah perjalanan ada salah seorang anak pingsan tepat di depan saya… umi namanya, posisinya tepat didalam hutan dengan medan yang cukup terjal, untungnya saya tepat berada dibelakangnya saat tubuhnya terjatuh, saya sudah beberapa kali naik gunung, dan ini adalah pengalaman pertama saya menghadapi situasi ada pendaki yang pingsan, beruntung ada tim P3K di dalam rombongan, akhirnya anak tersebut di tangani tim dan dibawa kembali ke posko sedangkan yang lain melanjutkan perjalanan.
iin, umi dan krisna
Satu lagi, satu hal yang kadang jadi tantangan saat ikut kegiatan bersama yang kita bukan panitianya adalah me-manage waktu sholat, untuk agenda ke puncak kali ini sepertinya tidak ada agenda sholat subuh berjamaah, waktu menunjukkan jam 5.30, dan saya belum sempat sholat subuh, akhirnya saya putuskan berjalan lebih dulu di depan, bersama 3 orang anak yang lebih dulu berjalan di depan saya, setelah melewati vegetasi hutan sampailah saya ditempat yang landai…ada sekumpulan anak-anak SMP disana, mereka bersama beberapa orang Pembina, Alhamdulillah akhirnya saya bisa sholat disana, setelah sholat saya sempatkan berkenalan dengan rombongan tersebut, anak-anak ini menarik perhatian saya…ya, saat saya sampai di tempat itu, mereka neramai-ramai sedang membaca al-qur’an…selidik punya selidik ternyata mereka adalah rombongan anak-anak SMP bina insani, jumlahnya sekitar 20an anak ditambah 3 orang pendamping, saya sempatkan berkenalan dengan pendamping mereka dan melanjutkan perjalanan keatas bersama-sama, 3 anak jalanan dari rombongan kami sudah lebih dulu naik sedangkan rombongan besar kami masih di belakang…ada kesan yang dalam saat berjumpa adik2 bina insani ini, sebuah kontradiksi yang kadang luput tanpa disadari. Perjalanan naik gunung sejatinya adalah bentuk perenungan bahwa Allah adalah pencipta alam yang maha besar, diatas gunung yang besar nan gagah itu manusia menjadi terlihat begitu kecil, tak pantas rasanya bersikap sombong disana, maka, sudah selayaknyalah perjalanan ke puncak gunung adalah juga sebagai bagian dari upaya mengingat Allah…melalui ciptaannya yang agung, jadi jangan sampai upaya mengingat Allah ini malah kemudian menjadi ajang melalaikan perintah Allah yang lain…seperti sholat misalnya, dan anak-anak ini memberi hikmah yang begitu dalam tentang komitmen ini, bahkan di tengah udara yang dingin itu mereka sempat tilawah alqur’an, sedangkan saya, sholat subuh saja hampir ketinggalan.
on the top of the mount
Berada diatas gunung adalah saat yang selalu berkesan buat saya, sebetulnya ini adalah ke 5 kalinya saya berada di puncak ungaran, tapi saya tidak pernah bosan dan kehabisan minat untuk kembali berada di gundukan bukit berbatu yang jadi puncaknya gunung ungaran itu. (Malah yang habis minat buat saya adalah sesi foto2nnya,hehe…) di atas sana saya lebih suka berlama-lama memandang hamparan hijau kebun teh dibawah bukit, melihat betapa kecilnya rumah-rumah dibawah sana atau jejeran gunung-gunung lainnya yang kokoh berdiri menantang  kiri dan kanannya. Buat saya moment seperti ini tak bisa dibayar dengan apapun. sayangnya keindahan seperti ini kadangkala dirusak oleh tabiat umum para pendaki yang dengan seenaknya meninggalkan sampah begitu saja, dan kadangkala perbuatan membuang sampah seenaknya ini justru dilakukan oleh mereka yang berlabel ‘pecinta alam’, walaupun tidak semua demikian. ada satu lagi…ini juga satu hal yang cukup mengganggu buat saya, bagi saya udara segar adalah bagian lain dari keindahan pegunungan, tapi menjengkelkan memang udara segar justru sama sekali tidak bisa saya nikmati saat berada dipuncak gunung, asap rokok merajalela, berkuasa dipuncak sana, ini jelas ironi buat saya yang tidak suka asap rokok (fyi : dulu saya pernah dibilang banci karena tidak suka asap rokok, sekarang banci malah banyak yang merokok,hehe…) seandainya ‘oknum2’ pecinta alam ini menyadari jika menjaga udara segar di puncak gunung ini adalah juga bagian dari mencintai alam, alangkah baiknya…
reggae time bareng mas popo
Setelah beberapa saat di puncak, kami turun kembali menuju pos promasan, perjalanan turun terasa lebih cepat…lagi-lagi saya berjalan paling depan, bersama 5 orang anak jalanan. Di dalam perjalanan saya banyak berbincang dengan mereka, tentang hidup mereka dijalanan. Pengalaman mereka dan hal-hal nyeleneh yang pernah mereka lakukan. Romadhon, yudi, kuncung, popo dan agus...kisah hidup mereka mirip, mereka pernah menjajaki beberapa kota sebagai anak jalanan, usia mereka seumuran dengan saya, diantara mereka berlima yang menarik perhatian saya adalah mas popo, dari awal saya memang tertarik dengan tabiatnya yang tak banyak bicara, saat berkomunikasi dia cukup santun dan menyukai interaksi yang serupa diskusi, selama perjalanan dialah yang paling sering saya ajak berbincang, pengalamanya di jalanan sudah sangat tinggi, diantara anak-anak yang lain dia termasuk senior, pantas jika pengetahuanya juga luas, dia bercerita pernah menjadi gelandangan di berbagai kota, mulai dari jogja, Jakarta sampai bali pernah dia jajaki. Selain itu dia juga banyak kenal teman-teman aktivis buruh di semarang, kebetulan teman SPS saya, deka, juga cukup aktif di organisasi semacam ini.
mas popo in action
Satu lagi yang menarik perhatian saya adalah hasan, kebiasaanya yang suka berbicara dengan bahasa jawa kromo membuat saya tertarik berbincang banyak denganya, seharusnya dia sudah kelas 1 SMA, tapi sejak kelas 4 SD dia berhenti sekolah, hidup dijalanan sudah dijalaninya bertahun-tahun mulai dari ngamen, kerja partime di warung penyet sampai menjad tukang parkir dadakan tiap malam di simpang lima, dia suka sekali memancing di tengah laut, kesan saya saat berbincang denganya adalah ternyata perangai dan tindak tanduknya sangat sopan walaupun dilihat dari luar tampilannya memang tampak berantakan. Saya tidak sempat berbincang satu persatu dengan mereka semua, hanya beberapa yang saya ajak berbincang singkat, tapi dari perjumpaan yang singkat itu setidaknya meninggalkan kesan yang mendalam bagi saya, bahwa mereka layaknya anak-anak yang lain, pada dasarnya adalah anak-anak yang baik. Lingkungan hidup yang keras dan keterpaksaanlah yang membuat mereka menjadi terkesan ‘liar’ dan ‘berantakan’, mereka hanya butuh tempat dimana mereka bisa memperoleh bimbingan, mereka juga butuh dukungan untuk terus survive, dan oleh komunitas satoe atap inilah peran-peran seperti itu dilakukan…diakhir perjalanan mereka sempat menampilkan kreasi mereka berupa lagu yang mereka gubah beramai-ramai. Dari lirik lagu yang mereka buat saya menangkap bahwa di dalam hati mereka ada harapan untuk bisa menikmati hidup layaknya anak-anak dan remaja lainnya, mereka ingin dianggap sama dengan anak-anak yang lain… Romadhon, yudi, kuncung, agus, popo, krisna, tuyul, pesek, hasan, umi, iin dll terimakasih untuk perjumpaan yang sangat berkesan  ini. Diam-diam saya belajar banyak dari kalian…